Minggu, 09 Juli 2017

pususahabat

$@H@B@T
Wahai sahabat , , ,
Kau adalah tema baikku
Kau adalah teman setia dan sejatiku
Wahai sahabat , , ,
Kau selalu membantuku
Kau selalu menolongku
Dikala suka ataupun duka kau selalu ada disampingku
Wahai sahabat , , ,
Terimakasih atas setiap dan semua jasa-jasamu
Yang kau berikan padaku
Dan yang kau lakukan dengan setulus hatimu
Wahai sahabat , , ,
Ku kan selalu teringat akan setiap perbuatanmu
Karena sampai kapanpun aku tidak akan melupakanmu duhai sahabat-sahabat ku


ph

PUJAAN HATI
Kasih ,,,
Wajahmu begitu bening dan murni
Senyummu menyinari jantung hati hingga hati ini berseri
Melihat senyum yang kian menyinari
Kasih ,,,
Dirimu senantiasa hadir dalam setiap mimpi
Duhai pujaan hati, mengapa banyangmu menghantui hari
Hingga uraian indah namamu terurai dalam hati
Pujaan hatiku,,,
Sehari tak berjumpa denganmu hati ini menjadi beku dan layu
Dan membeku bagai salju
Duhai pujaan hatiku ,,,
Andai saja dirimu terus berada disisiku
Pasti ku kan jaga dirimu setiap waktu

Namun apa daya diri dan nafsu, sebab semua hanyalah keterbatasan waktu tuk bertemu

pp

PENJARA SUCI
Ditempat yang meluber rido ilahi kulewati hari dengan sendiri
Dengan kesendirian yang kemudian terisi
Baik kawan ataupun pengajian
Kadang bersama namun ada kalanya juga berhidup dengan kesendirian
Dalam sana ku belajar akan arti hidup mandiri dan kesendirian
Tempat yang selalu menekean namun masih tersisaa sisi kebebasan
Penjara yang begitu ramai dan tak pernah sepi
Dengan ada yang pergi ataupun bermalasan tak pernah mengaji
Dalam tempat inilah mereka dan kita semua diuji
Walau tempat sederhana dan jarang rapi, namun kesucian dan kebersihan senantiasa terjaga kami

Dan kamipun menyebutnya dengan penjara suci

icep

PECI
Engkau sangatlah dihargai oleh setiap penghuni bumi

Dan banyak pula manusia yang menghormati

Kau begitu mulia disetiap hari dan hati

Mulai siang, hingga malam hari dan bahkan pagi kaupun selalu dicari

Kaulah mahkota para santri yang gemar akan mengaji

Mulai kitab ilahi hingga kitab para penerus ajaran rasul dan nabi

Namun diluar sana banyak beda hingga keberadaan sini dan sana jauh berbeda

Kau diluar sana direndahkan hingga terlempar tanpa tangan dan permainan

Kaulah sang mentari santri

Kau pula yang senantiasa menyertai kepergian diri

Dengan kesertaan hal dan peristiwa terpuji


Sampai bayi dan para nini bosan hidup dan menjelang maa-masa mati

syair

Pantun & Sya’ir (vol2)
Belah durian di malam selasa
Tikar terikat pisau terbuka
Hindarilah makanan narkotika
Agar selamat dunia dan masuk surga
Mengolah bambu dengan berlian
Segenggam permata dari Nusatenggara
Carilah ilmu dan wawasan
Sebelum kita mencari cinta
Sungguh dingin di malam hari
Sabar untuk bisa melayang diri
Hindarilah membanggakan diri sendiri
Agar tidak ada yang membenci
Lihatlah itu bambu berbaju
Disampingnya ada batu
Janganlah kau jauh dariku
Karnaku sangat mencintaimu
Sulawesi untuk ibu
Manokwari adalah pulauku
Sehari tak berjumpa denganmu
Hatiku layu dan membeku
Membentak malaysia pakai senjata api
Bentuk provinsinya kinabau
Ku tak bisa menahan diri
Tuk nyatakan cinta padamu
Ketapang mewah disebelah malaysia
Bubur ringan bisa diangkat
Buanglah sampah pada tempatnya
Agar lingkungan bersih dan sehat
Roti bolu buat mba asih
Sekian dulu terima kasih
Onta terbang ke pulau jawa
Dari pulau jawa menuju pulau singkowang
Cinta memang cinta
Tapi cinta belum tentu sayang
Jalan-jalan ke maluku
Hari selasa merak melayu
Bukannya ku ingin menyakitimu
Tapi semua untuk kebaikanmu
Mohon ampun pada orang tua sendiri
Bersama siapakah kamu berbahagia
Walaupun ada yang megisi hati
Hanya kaulah yang ku cinta



Pamtumsyair

Pantun & Sya’ir
  • Ada tomat dimakan buaya
  • Butiran gundu di malam minggu
  • Wahai sobat ku tercinta
  • Terima kasih atas bantuanmu
  • Guru cinta sangat menderita
  • Buncis melayang itik tertawa
  • Ku bahagia melihat dia
  • Sosok gadis cantik jelita
  • Bulu semakin dingin dan bergetar
  • Setelah dingin merasa kehangatan
  • Kalau ingin rajin belajar
  • Maka janganlah banyak makan
  • Lihat buaya terbang ke jakarta
  • Baru di jakarta batuk di surabaya
  • Buat apa bilang cinta
  • Kalau untuk Cuma-Cuma
  • Bangku sekolah buatan kuda
  • Melihat kuda lebih tenang
  • Ngaku-ngaku sudah dewasa
  • Shalat aja masih kurang
  • Dingin-dingin berlayar di trotoar
  • Ada gambar kelinci di bawah onta
  • Rajin-rajinlah kita belajar
  • Karna belajar kunci sebuah cita
  • Membelah batu pakai paku Piawai kuda tiang bambu
  • Hormatilah guru-gurumu sebagaimna orang tuamu
  • Kota pelajar membelah mangkok
  • Ibu kota DKI melawan kaca
  • Wahai pelajar janganlah merokok
  • Karena ini bukan saatnya
  • Biri-biri telah diterkam bibi
  • Paman memasak menerkam diri sendiri
  • Hati-hatilah di malam hari
  • Karena malam menakuti diri
  • Bangau dan bulus di trotoar
  • Kuda melepas ke tanah merah
  • Kalau kau serius belajar
  • Kenapa bolos sekolah
  • Paku baju warnanya merah
  • Bikin layak pintar jadinnya
  • Kalau kamu merasa susah
  • Rajinlah belajar dan membaca
  • Bentuk sekolah tidaklah mudah
  • Layar patah ibu saya senang
  • Banyak-banyaklah beribadah
  • Agar hatimu merasa senang
  • Hutan lebat di provinsi sumatera
  • Sumatera provinsinya Indonesia negaranya
  • Jangan melihat dari parasnya
  • Karena tak menjamin isi hatinya
  • Ada seni namanya kaligrafi
  • Album kaligrafi diambil dari hutan
  • Pentingnya kita introspeksi diri
  • Sebelum mengomentari orang lain 

tunggu

MENUNGGU
Bulan terlihat indah
Suara jangkrik terdengar dimana-mana
Dan bintang-bintang bertebaran jauh disana
Hingga jadikan ku rasa percaya
Ku terdiam sendu tanpa peramai
Mengharap suatu cinta kasih damai
Tuk jadikan sayang kian permai
Menjadikan ku bertanya pada siapa tanpa ada
Dimanakah kini kau berada
Disini ku terbelenggu tanpa hadir di sisiku
Datanglah ke pangkuanku sebagai tambatan kalbu
Jangan sampai ada penggantimu
Disiniku menanti dan menunggu
Disiniku abadikan kata I LOVE YOU
Dan disiniku ukir namamu dalam kalbu
Tak ada cinta kasih dan sayang melainkan dirimu

Hingga selalu ku ingin tuk habiskan waktu bersamamu