Minggu, 15 Juni 2025

Nilai Ke NU an

 KELAS 7


 


KELAS 8

 






Remidial Kelas 7
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSftjU08u4ahTZcxnSCTZRJexuTQBtUMej3bsZJlC_tTEU61uA/viewform

Remidial Kelas 8
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdNkYmMs8kGhi8LDJPBAuTXyP1YONksqUCjlgo4IGO-dgfxkw/viewform?usp=preview


Minggu, 21 April 2024

Moderasi Beragama


            Agama senantiasa mengajarkan kita dalam hal apapun sejak kita bangun tidur sampai tidur lagi. Bahkan islam mengajarkan kita untuk melakukan sesuatu dengan didasari pada kasih saying dan cinta. Yang pada ujung ajaran tersebut berada pada titik saling menghargai, toleransai bahkan moderasi terhadam sesame atau bahkan terhadap agama selainnya. Coba kita lihat satu persatu dalam ajaran islam diajarkan :

وَما اَرْسَلْنَاكَ إلاّ رَحْمَةً للْعَالَمِيْنَ

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam.’’ (QS Al-Anbiya’: 107) . lslam merupakan agama yang universal, ajarannya mengedepankan kasih sayang, kebaikan kepada seluruh alam semesta.

Dalam agama Budha diajarkan Sabbe satta dukkha pamuccantu yang berarti semoga semua makhluk bebas dari penderitaan. Dengan ini ajarannya yaitu Metta / cinta kasih yang bersifat universal.

Agama Kristen juga mengajarkan Shalom aleichem” yang artinya semoga kedamaian selalu menyertaimu.

Agama Khonghucu mengajarkan “Chung yung”, yaitu sikap selalu di tengah-tengah antara hidup berlebih-lebihan dan kekurangan yang dapat memberikan keseimbangan terhadap kehidupan

Ajaran Hindu dalam berbagai pusakan suci mewajibkan menerapkan panca pilar yaitu Satya (nilai kebenaran), Dharma ( Kebajikan), Shanti (Kedamaian), Prema(Cinta Kasih),  dan Ahisma (anti Kekerasan).

Bahkan Rasulullah SAW bersabda dalam kitab Arba’in Nawasi :

لاَيُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidak sempurna iman seseorang sampai dia mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri”. Dengan kasih sayang yang universal.

Ismal sendiri hadir sebagai agama yang senantiasa menjunjung tinggi toleransi atau sifat moderat dalam beragama, tidak memandang diluar diri sendiri sebagai ajaran yang salah, melainkan dengan saling menghargai terhadap umat manusia selainnya. Bahkan perbedaan yang sudah ada ini memang sudah diciptakan oleh Allah SWT bukan untuk salih dislaahkan bahkan justru harus kita gunakan untuk saling mengenal satu sama lain dan saling menghargai tanpa harus ada rasa benci dan bahkan wajib untuk dihargai. Allah SWT berfirman

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.(QS.Al Hujurat : 13)

Dalam kitab tafsr jalalin dijelaskan bahwasanya kata الناس dalam ayat tersebut menunjukkan universalan bagi seluruh manusia memang diadakan oleh Allah SWT dengan tujuan semua manusia yang ada disemesta dicitakan dengan sisi perbedaan yang sangat banyak adal agar saling mengnal dan mengerti satu sama lain, sehingga sikap moderat lah yang bisa mengantarkan kita untuk saling menghargai satu dengan yang lainnya.

Islam juga mengajarkan nilai persaudaraan yang dikatakan mbah KH. Hasyim Asy’ari ada 3 ukhuwah islamiyyah, ukhuwah wathoniyyah dan ukhuwah basyariyyah. Hal ini menunjukkan bahwa saudara bukan sekedar kita yang sesame agama tetapi juga kita yang sama kebangsaannya/negaranya, dan juga saudara sesame manusia. Bahkan Mbah KH Hasyim Asy ‘Ari sangat tidak suka jika ada satu kelompok yang menyalahkan satu sama lain.

Terlebih kita sebagai generasi wanita yang berakidahkan Ahlussunnah Waljama’ah dibawah naungan Nahdlatul ‘Ulama sangat penting menghiasi diri dengan sikap moderasi, mengenakan gelang kasih sayang terhadap sesama manusia, mengenakan kaca mata terhadap umat beragama, sehingga tidak saling menyalahkan bahkan menjatuhkan.

Dari beberapa uraian diatas bisa disimpulkan bahwasanya moderasi beragama atau sifat moderat yang tengah tengah dalam hidup beragama sangatlah penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih semua agama yang ada di Indonesia pada dasarnya mengajarkan satu inti yang sama yaitu dengan saling mencintai dan menyayangi serta mengasihi terhadap sesama manusia, dan tak sepantasnya untuk saling membenci apalagi sampai memusuhinya. Dengan prinsip akhir kita yang penting

 لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِࣖ      bagimu agama mu bagiku agamaku. Sehingga kita bisa saling menjaga dan menghormati satu dengan yang lainnya.

Jumat, 10 November 2023

Milad Ma'had

 

MILAD MA’HAD

Pada mu ma’hadku

Dari mu kami mengenyam ilmu

Dari padamu kami mendapat segenggam salju

Sebagai penyejuk terarahnya masa depan ku

Uswah yang indah selalu merekah

Nasihat yang bermanfaat senantiasa merambat dengan istiqomah

Juga ajakanmu tak pernah membuat kami gundah

Membimbing generasi Qur’aniyah berakhlakul karimah tanpa lelah

Ma’had Ku …. 80 tahun yang lalu engkau diadakan oleh restu yang maha Ada

Digerilyai oleh insan yang berjiwa mulia            

Difasilitasi oleh para syuhada’

Semoga Diusiamu yang sudah mulai senja dan menua

Kau Bukan hanya menjadi wadah yang memiliki cita-cita

Bukan pula sekedar melahirkan putra putri generasi bangsa

Melainkan sebagai pelopor terarahnya masa depan dunia

Juga menjadi harapan bagi setiap manusia

Ma’had Islam Pekalongan, Ma’had ku ma’had mu ma’had kami ma’had kita semua

 

 

Sabtu, 18 Maret 2023

Ta'limul Muta'allim

 

pengarang kitab kuning adalah syekh azzar nuji
-ilmu fiqih adalah ilmu yang menunjukan manusia kepada jalannya petunjuk menjadi penyelamat dari setiap cobaan
-ilmu fiqih adalah ilmu yang menunjukan jalannya petunjuk,dan menjadi penyelamat dari setiap masalah
-Fiqih=ilmu yang membahas hal-hal ibadah
-Maesi=memperbaiki diri
-ilmu wajib dicari,ilmu selalu menghiasi diri
-Kaidah berasal dari ilmu
-Ilmu fiqih adalah yang akan melancarkan yang kita tuju
Contoh=gedung yang menyelamatkan kita dari mara bahaya
-Ilmu fiqih=ilmu yang diketahui dari diri sendiri
•ilmu yang harus disertai dengan amal
-Ilmu yang tidak ada amalnya,sama halnya dengan ilmu
-amal menjauhi kita dari duniawi,sebagai bekal akhirat
-Dasar ilmu adalah dengan pondasi sebuah bangunan
Niat baik mencari ilmu:
-jika mendapatkan ridho Allah SWT pasti akan mudah
-niat yang baik adalah mempersiapkan bekal diakhirat
-niat yang baik dalam mencari ilmu adalah menghilangkan kebodohan
-niat yang baik dalam mencari ilmu adalah menghidupi agama
Contoh=idul kurban
Kewajiban orang muslim adalah:
1.Dzikit kepada Allah SWT
2.Mendekatkan diri kepada Allah
3.Doa
4.Membaca Al-Qur'an
5.Sodakoh
6.Meminta kepada Allah agar akal kita sehat
7.Selalu dijaga dari mara bahaya
  Alim=orang yang tahu/pinter
Kerusakan dialam ini adalah sebab orang yang mengakui pintar,tetapi tidak meluarkan pinternya orang yang tidak mempunyai ilmu tetapi mengakui mempunyai itu kerusakan.
Orang yang pintar biasanya lebih sering kena fitnah.
Niat yang baik,niatnyabkita mencari ilmu yaitu kita bersyukur, bersyukur kita diberi akal sehat.
Niat yang baik selanjutnya bersyukur syukuri semua jangan dikur.
    Berniat
1.jangan berniat mencari ilmu karena seseorang.
2.jangan berniat mencari ilmu karena mendapat uang.
3.jangan berniat mencari ilmu agar dipuji orang.