Jumat, 30 Desember 2016

sp ski Anis Hanifah

Kecerdasan eksistensial

  1. Nama strategi : mengambil makna
  2. Filosofi : siswa dibiasakan untuk berfikir mendalam tentang makna kejadian-kejadian yang mereka jumpai
  3. Karakter yang dibiasakan : mandiri, berfikir kritis, teliti
  4. Materi yang relevan : peristiwa pengangkatan Ali bin Abi Thalib dan konflik yang terjadi
  5. Langkah-langkah :
  1. Guru mengarahkan siswa untuk membaca bahan materi
  2. Perintahkan siswa untuk mencari makna dari peristiwa yag telah mereka baca, mengapa hal itu terjadi ?, apa hikmah dari kejadian tersebut ?, dan lain sebagainya.
  3. Setelah itu perintahkan siswa untuk menyimpulkan bagaimana mengimplementasikan nilai/makna dari peristiwa tadi kedalam kehidupan sehari-hari , misalnya dari hikmah kejadian tersebut dapat di ambil pelajaran demikian, maka kita dapat mengimpelentasikan pelajaran tersebut pada kejadian atau masalah tertentu yang kita alami.
  4. Perintahkan siswa untuk mengemukakan hasil pemikiran mereka tadi di depan sisw lain, setelah itu guru member komentar dan kesimpulan
  1. Alat dan bahan : buku materi ajar

Logik- Matematic

  1. Namas trategi : Puzzel orang.
  2. Filosofi : untuk membuat siswa lebih teliti dan cakap jugatepat.
  3. Karakter yang dibiasakan : - kekompakan, kecepatan dan ketelitian.
  4. Materi yang relevan : priodisasi masa khulafaur-rasyidin, dinasti abasyah, dinastiumayah (pemerintahanislam)
  5. Langkha-langkah :
1. Guru membagikan kertas yang bertuliskan masa periodesasi pemerintahan(tahunnya).
2. Perintahkan siswa untuk mencari teman satu kelompok, misal kelompok periode khulafaurrrasyidin atau dinasti umayah atau abasyiah dengan mengurutkan sesuai taun yang mereka pegang masing-masing kelompok membentuk barisan sesuai urutan.
3. Siswa juga mengetahui khalifah yang memimpin pada masa atau tahun yang mereka pegang.
4. Masing-masing kelompok berlomba dalam menyusun dan melengkapi kelompoknya.
5. Setelah selesai beri pujian untuk kelompok yang pertama tersusun.
6.Untuk kelompok terakhir berikan tugas untuk bagaimana merealisasikan nilai/hikmah yang didapat sesuai kelompok yang mereka dapat dalam kehidupan sehari-hari, misal: yang kalah kelompok bani umayah. Hikmah nilai yang didapat dari salah satu peristiwa/kejadian yang ada dalam pemerintahan dinasti umayah direalisasikan dengan kehidupan sehari-hari.
7. Setelah itu perintahkan siswa kelompok yang kalah untuk mempresentasikan tugas mereka pada teman yang lain dan siswa yang lain menanggapi dan membericontoh lain.

Kecerdasan Intrapersonal
  1. Nama strategi : If you become…
  2. Filosofi : siswa dibiasakan menghayal, maksudnya memikirkan jika mereka menjadi misal khalifah apa yang akan mereka lakukan dengan masyarakatnya, sesai dengan kemampuannya.
  3. Karakter yang dibiasakan : memecahkan masalah, mandiri, belajar mengenal dan Menganalisi skemampuan sendiri.
  4. Materi yang relevan : permaslahan yang dihadapi Abu Bakar As-shidiq
  5. Langkah-langkah :
  1. Setelah pembukaan dan masuk pelajaran inti, perintahkan siswa untuk membuat penyelesaian masalah jika mereka menjadi pemimpin negara.
  2. Apa yang akan kalian lakukan jika kalian menjadi presiden untuk menyelesaikan/menanggapi kasus Ahok dan demonstrasi yang dilakukan kaum muslimin, dikaitkan dengan pemerintahan Abu bakar As-shidiq.
  3. Siswa menuliskannya diselembar kertas.
  4. Kemudian tunjuk salah satu siswa untuk mengemukakaan hayalannya tersebut.
Kecerdasan interpersonal
  1. Nama strategi : solve problem with discussion
  2. Filosofi : mennamkan pada diri siswa sikap mandiri, kuat, sehingga mampu menyelesaikan masalah dan saling membantu
  3. Materi SKI yang relevan :
  1. Masalah kepemimpinan khulafaurrasyidin contoh : memerangi nabi palsu, kaum murtad,
  2. Masalah penyebaran dakwah rasulullah
  1. Karakter yang dibiasakan :
  1. Siswa dapat berfikir kritis dan aktif dengan menyelesaikan/mendiskusikan masalah tertentu
  2. Menumbuhkan jiwa gotong royong
  3. Kompak
  4. Berani, memiliki mental, percaya diri
  5. Saling menghargai
  1. Langkah-langkah :
  1. Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok yang tediri dari 4 sampai 5 orang
  2. Berilah mereka isu-isu atau kasus actual yang berhubungan dengan materi
Misalnya : permasalahan kepemimpinan abu bakar, tentang pemberontakan kaum murtad dan kaum kafir. Dikaitkan dengan isu actual yang sedang terjadi misal kasus ahok dan demonstrasi kaum muslim.
  1. Instruksikan kepada siswa untuk memberikan pendapat tentang kasus itu dikaitkan dengan materi pokok
  2. Siswa berdiskusi memecahkan masalah tersebut saling berargumen dan member masukan
  3. Setelah dirasa cukup kemudian setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya
  4. Guru member tanggapan dan menarik kesimpulan
  1. Alat/bahan : materi pokok (buku pelajaran)
Hand out isu actual
Kecerdasan linguistik
  1. Nama strategi : public speacking
  2. Filosofi : siswa memiliki keahlian berbica di depan publik dengan
menggunakan bahasa yang baik dan benar
  1. Materi yang relevan : penyebaran islam di nusantara
  2. Karakter yang dibiasakan : berani
Mahir berbicara di hadapan banyak orang
  1. Langkah-langkah :
  1. Guru menjelaskan langkah-langkah pembelajaran bahwa sisw di perintahkan untuk membaca materi memahami dan mengingatnya dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari
  2. Setelah itu perwakilan dari beberapa siswa untuk menjelaskannya kembali di depan siswa lain dengan bahasa mereka sendiri
  3. Guru member komentar dan menarik kesimpulan
  1. Alat/bahan : buku pelajaran
Kecerdasan kinestetik
  1. nama strategi : maikan peran
  2. filososfi : siswa bisa ahli dalam memainkan peran
  3. materi yang relefan : kisah hijrah nabi ke madinah
  4. karakter yang dibiasakan : ulet, percaya diri, cakap, cepatt
  5. langkah-langkah :
  1. guru menginstruksikan siswa untuk membaca kisah hijrah nabi ke madinah, yang dihalangi oleh kaum quraisy
  2. bagilah menjadi beberapa kelompok, yang terdiri atas 7-8 anggota,
masing-masing mendapatkan peran untuk mempraktekan atau menampilkan drama singkat tentang mteri
  1. beri kesempatan siswa untuk berdiskusi dan berlatih untuk penampilan mereka
  2. setelah itu, berikan kesempatan pada masing-masing kelompok untuk memainkan kreasinya di depan kelompok lain kemudian pada akhir penampilan siswa memberikan hikmah atau pelajaran yang di dapat dari kegiatan tersebut yang
  3. dapat digunakan di masa sekarang.
  1. Alat/bahan : materi buku pelajaran
Kecerdasan music
  1. Nama strategi : menjadi musisi
  2. Filosofi : menjadikan siswa berkreatifitas dalam hal musik, bahwa belajar dapat menjadi menyenangkan salah satunya adalah dengan music
  3. Materi yang relevan : penyebaran islam di nusantara
  4. Karakter yang dibiasakan : kreativ, percaya diri
  5. Langjah-langkah :
  1. Guru dan siswa mempelajari materi, guru menjelaskan tentang cara penyebaran islam di nusantara, kapan pertama kali masuk, dan lain sebagainya
  2. Untuk lebih mudah mengingat materi guru memberikan perintah untuk menuliskan syair / membuat syair lagu dari materi yang tadi dipelajari di sertai musik. Bisa mengaransemen lagu, atau menggunakan lagu yang sudah ada namun syair di ganti sesuai materi
  3. Kemudian selanjutnya, beri kesempatan siswa untuk menapilkan hasil kreativitasnya di depan siswa lain
  1. Alat/bahan : buku pelajaran


Kecerdasan naturalis
  1. Nama strategi : go back and think what we do now
  2. Filosofi : mengambil hikmah dari kejadian masa lalu dengan melihat sekeliling alam sekitar
  3. Materi yang relevan : islam masa penjajahan, dengan islam masa kini
  4. Karakter yang dibiasakan : mampu merenung , mengambil pelajaran, bijaksana
  5. Langkah-langkah :
  1. Guru menjelaskan tentang materi, sisw menyimak dan membaca materi pada buku.
  2. Guru menginstruksikan kepada siswa untuk merenungkan materi, kejadian-kejadian, atau peristiwa yang terdapat dalam materi untuk dibandingkan dengan peristiwa saat ini, kemudian bagaimana dan apa yng harus kita lakukan berdasarkan materi pada kehidupan saat ini. Guru member kesempatan siswa merenungkan hal tersebut diluar kelas, di tempat yang nyaman di taman sekolah atau di manapun. Dengan dibatasi waktu
  3. Seterlah selesai, hasil renungan siswa di bacakan di depan kelas kemudian ditanggapi, dan disimpulkan oleh guru dan siswa lain
  1. Alat/bahan : buku pelajaran, kertas, alam bebas


Kecerdasan visual-spasial
  1. Nama strategi : wach and remember
  2. Filosofi : siswa dibiasakan untuk mengingat sesuatu yang mereka lihat
  3. Materi yang relevan : dinasti abasyiyah
  4. Karakter yang dibiasakan : mengingat, cakap, ketepatan, percaya diri
  5. Langkah –langkah :
  1. Guru menjelaskan materi dengan menggunakan peta konsep yang ditampilkan melalui lcd atau di buat di papan tulis
  2. Setelah selesai menjelaskan berikan siswa selembar kertas manila atau kartoon, kemudian perintahkan untuk membuat peta konsep yang tadi telah disampaikan oleh guru, bisa sama persis atau ditambahkan dengan keasi siswa sendiri seindah indahnya
  3. Perintahkan siswa unuk mengaitkan materi tersebut dengan isu actual yang sedang terjadi. Nilai dan hikmah yang dapa di ambil dari materi tersebut untuk dapat kita gunakan di kehidupan sehari hari
  4. Setelah itu peta konsep yang telah di buat ditempel sementara di dinding sekeliling kelas untuk di pamerkan, kemudian guru menilai mana yang paling bagus, indah dan lengkap
  5. Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang memiliki nilai tertinggi.
Disertai kesimpulan ahir pembelajaran

  1. Alat/bahan : bahan ajar (buku pelajaran), lcd/papan tulis, kertas manila/kartoon, spidol, pewarna dll

Jumat, 23 Desember 2016

kecerdasan natural

STRATEGI PEMBELAJARAN NATURAL
Oleh : Moh. Zaki Jamaludin 14410069

Nama Strategi            :           PPR Aktif (Pembelajaran Pohon Rindang Aktif)
Filosofi                        :           Siswa memahami makna pepohonan masa sekarang dan dulu, bahwasanya 
Pohon dengan banyaknya ranting dan bunga dedaunan sebagai gambaran sejarah dulu akan banyaknya peristiwa yang terjadi.

Materi             :           Islam pada Masa Khalifah Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali bin Abi Thalib
Karakter         :           -     Mencerminkan sikap bertanggungjawab
-          Merasakan hidup kebersamaan dengan alam sekitar
-          Menjaga alam semesta dan lingkungan
-          Menerapkan sikap disiplin
-          Meningkatkan iman ketaqwaan kepada Allah SWT
Langkah-langkah       :
ü  Mengumpulkan menjadi 2-4 lingkaranmengelilingi pohon besar
ü  Pembukaan dengan penghayatan lingkungan
ü  Perintahkan siswa membagi 4 lingkaran dengan nama empat khalifah (abubakar, umar, usman, ali)
ü  Siswa diminta diskusi tentang materi mereka
ü  Perintahkan siswa mengamati pohon dan bandingkan dengan kehidupan sekitar
ü  Presentasikan hasil pengamatan
ü  Bagikan bola pada tiap-tiap kelompok
ü  Bandingkan kejadian pemerintahan masa khlifah dengan sekarang
ü  Hubungkan pohon dengan masa sejarah dan jadikan pohon dedaunan sebagai tonggak sejarah
ü  Perintahkan tiap-tiap siswa melempar bola yang dibagikan ke arah pohon yang dikelilingi mereka
ü  Diskusikan filosofinya
ü  Kesimpulan
ü  Tutup dengan mengelilingi lingkungan dan ambil dedaunan yang berjatuhan

Bahan                          :           Buku Ajar materi, pohon besar, bola, strategi, daun, dll

Kamis, 22 Desember 2016

daftarpustaka

Daftar pustaka

Mahmud. Pemikiran Pendidikan Islam di Malaysia: Sejarah dan Aliran. Jakarta: Gema Insani Press.1997
Maragustam. Filsafat Pendidikan Islam; Menuju Pembentukan Karakter Menghadapi Arus Global. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.2015
Munir amin, Samsul. 2012. Ilmu Tasawuf. Jakarta: Bumi Aksara.2012
Mahmud.Psikologi Pendidikan.Bandung: Pustaka Setia.2012
Salahudin, Anas.Filsafat Pendidikan.Bandung: Pustaka Setia.2011
Jurnal Pendidikan Islam.Penerapan Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Perubahan Sosil Remaja.Jakarta
Mahjudin. 2009. Akhlak Tasawuf I. Jakarta : Kalam Mulia.
Nata, Abuddin. 2009. Akhlak Tasawuf. Jakarta : Rajawali Pers. Tiswarni. 2007. Akhlak Tasawuf. Jakarta : Bina Pratama
Zahri, Mustafa. 1995. Kunci Memahami Ilmu Tasawuf. Surabaya: Bina Ilmu.
Departemen Agama.1987. Alquran dan Terjemahannya. Jakarta : Serajaya Santra
Asmaran As, Drs. MA. Pengantar Studi Tasawuf. Jakarta: RadjaGrafindo Persada, 1996
MAHJUDIN, Drs. 1991. Kuliah Akhlak-Tasawuf. Jakarta: Kalam Mulia.
MUSTOFA, Drs. H. A. 1999. Akhlak-Tasawuf. Bandung: CV. Pustaka Setia.
NATA, Prof. Dr. H. ABUDDIN, M.A. 2006. Akhlak Tasawuf. Jakarta: PT. Taja Grafindo Persada.
Darmayanti,Septia. Proposal Skripsi Pendidikan Agama Islam. Yogyakarta.FITK:2016









undzhur maa qoola

Undzhur maa qoola walaa tandzhur man qoola

Kehidupan yang bergelimangan jumlah manusia seringkali tak menyadarkan kita dengan kuantitas manusia terlebih juga kualitas manusia deihadapan Tuhannya. Seringkali kita selalu mengenakan pakaian dan seragam baik sesuai dengan kemodisa yang trend dengan perkembangan da sesuai dengan kehendak hai masing individu. Hal tersebut terus berlangsung sehingga sempat mnjebak semua manusia ketika bertemu dengan orang yang berpakaian singlet celana sobek leis mengidentivikas sebagai penjahat, pencuri, atau segaa hal negatif kita stempelkan pada sosok tersebut. Dan ketika kita melihat orang berpakaian baik,sopan, memakai sarung dan peci kemudian kita mengcapnya sebagai santri.sehingga apa yang dikatakan oleh orang ercelna sobek itu tak pernah didengarkan oleh kita bahkan tanpa kita tau setiap 1/3 malam orang tersebut selalu menangis dihadapan Tuhannya bertaubat dan memohon ampunan atas segala dosanya selama 24 jam dan juga untuk seluruh umat manusia. Bahkan sosok yang memakai baju sopan berpci yang seakan sebagai santri justru dalam hatinya dia memiliki rasa sombong, iri dan kedengkian terhadap sesamanya orang shalat wajib sendiri saja masih banyak yang bolong bagaimana ia bisa mendoakan orang lain, sedangkan dirinya sendiri justru yang membutuhkan do’a orang lain agar dia segera bertaubat dihadapan Allah Swt.
Para wakil rakyat yang dulunya berjanji akan menyejahterakan rakyatnya apakh sampai detk ini kita sudah merasakan itu semua ? apakah semua kata-katanya dulu hanya sebagai fiktif belaka, kalau seperti itu lantas siapa yang akan menjadi wakil kita dipusat pemerintahan ? masa iya harus preman tadi yang tidak dpercaya banyak orag walau sebenarnya dia orang baik ? atau mungkin kita biarkan saja bangsa ini hanyut dalam keiliaran dusta dan kebohongan sehingga kita bisa masuk dalam lobang yang penuh kebersamaannya siksaan Tuhan. Segala apa yang menempel pada diri setiap manusia belum bisa menjamin baiknya kepribadian manusia tersebut bisa jadi justrusegala kepribadiannya justru terbalik dengan apa yang diperlihatkannya, bisa jadi para bajingan yang penmpilan awut-awutan itu adalah satri piningit yang selama ini warga Nusantara harapkan dan justru orang yang berlagak baik penuh kejujuran hayalah sebagai dajjal yang selama ini manusia tidak harapkan kehadiran dan keberadaannya, oleh sebab itu memang ketika seorang manusia dengarkanlah, jangan lihat siapa yang mengatakan itu tapi lihat apa yang dikatakannya, bisa jadi bajingan-bajingan memiliki serjuta nasehat tentang baiknya kehidupan dan teladan atau bahkan para penmpilan baik dan sopan justru dia adalah sumber dan watak dari bertriiun kejahatan dan pengkhianatan yang terjadi di Nusantara Indonesia Raya. Sehingga satu ucapan yang harus kita tanamkan dalam hai adalah
Undzhur maa qoola walaa tandzhur man qoola”

LIHATLAH APA YANG DIKATAKAN DAN JANGAN LIHAT SIAPA YANG MENGATAKAN



puisirakyat

Rakyat

Selamat pagi wahai kaum rakyat

Sosok makhluk yang senantiasa mengharap pertolongan Tuhan yang maha kuat

Sebab ulah dan pembangkangan para birokrat yang menjadi wakil rakyat

Mereka bukan sosok yang pantas tuk dilaknat sebab ketertinggalan kaum moderat

Namun mereka hanya berusaha menjaga apa yang menjadi kebiasaan mereka dalam berisiadat

Shingga ketika mereka tertinggal atau baahkan tidak makan berhari-hati hingga berabad

Maka tak sepantasnya mereka kita salahkan walau sejujurnya mereka tak dapat berbuat

Hai kaum birokrat

Bergegaslah kau dalam menyampaikan amanat kepada rakyat

Sebelum mereka marah dan memberimu berjuta laknat

Hingga mereka mengecapmu sebagai para bangsat yang berkeliaran dalam dunia yang terlaknat

Bukankah kalian menjadi wakil yang menggantka mereka saat sidang dengan para peninggi Bangsa

Bukankah dulu berjua janji kalian sampaikan hingga rakya terkelabui oleh kemunafikan yang kau punya

Dan bukankah dulu rakyat kalian memohoni agar memliih kalian hingga seakan kaia mengemis pada mereka

Namun kenapa kini kalian selalu mengecewakan mereka hingga mereka menangis darah dan nanah

Apakah kalian tak memiliki rasa kasih terhadap sesama manusia ?

Atau mungkin yang ada dalam benak kalian hanyalah tahta dan juga harta yang bergelimang warnanya

Hai bangsat birokrat

Bersegeralah kalian bertaubat

Jangan sampai do’a rakyat terucap pada kalian terkait penerimaan laknat dan congkak

Hingga kaian terberi balasan Tuhan yang paling dahsyat

Salam rakyat teradap birokrat sepanjang hayat selalu terasa terhambat dalam pelaksanaan ekosistem 
kemanusiaan yang penuh dengan sandiwara dan kemunafan belaka yang terhebat.


pantunkita

Subuh redup duha terang
Maksiat ada taubat bertamu
Sungguh hidup terasa senang
Saat berada disisihmu


                                            Menghantam paku pakai duri
                                            Lihat kerbau gundah dan dengki
                                            Malam sunyi ku sendiri
                                            Disaat kau jauh dan pergi


                                                                                                   Ada bintang diatas batik
                                                                                                  Selamat datang gadis cantik 


                   Tomat hijau di padang sawah
                   Pakai tikar berwarna jingga
                   Beraubatlah kepada Allah

                   Kelar sudah saat menyesalinya