Rabu, 15 April 2020

Renungan Sumpah 5 Sabdo Palon

Semar VS Syaikh Subakkir


Dalam dunia pewayangan Kanjeng Semar tak ada yang mengetahui laki-laki atau perempuan
Namun kebijakanaannya jiwa pengayomanannya melenihi keduanya
Dialah pengayomnya tanah jawa juga Nusantara terkenalnya
Ia menjaga leluhur jawa yang sangat menghargai nilai nilai kemanusiaan 
Juga tanpa penindasan didalam kehidupannya
Ia yang merajai seluruh Jin pada masanya penguasa jagat raya
Sedang Semar yang bersinggasana di Gunung Tidar Magelang Jawa Tengah
Dengan keyakinan jawanya juga mistik kejawen yang sangat luar biasa 
Sejak kapitayan bersemayam di Tanah Jawa 

Suatu ketika Sultan Hasanudin Di Mesir mendengar kabar Tanah JAwa tersebut hingga mengirimkan sepuluh orang ulama kesana
Merekalah yang menjadi Wallisongo Generasi pertama di tanah Jawa 
Usai syaikh Subakkir mengadakan perjanjian dengan semar atau sabdo palon 
Dari sembilan orang ulama itu mereka memiliki keahlian ilmu yang berbeda
Termasuk Syaikh Subakkir sendiri yang ahli dalam penumbalan dan ilmu kebathinan 
Hingga beliau dikenal dengan Sang Penumball tanah Jawa 

Kedatangan syaikh Subakkir pun menggemparkan seluruh isi jin Tanah Jawa 
Hingga mereka banyak menemui sang Sabdo Palonnya tanah Jawa
Sebab penumbalan doa doa syaikh Subakkir banyak pula yang meninggal 
Lantaran kepanasan menahan sesaji syaikh Subakkir 
Sampai pada waktunyapun  Syaikh Subakkir bertemu dengan Kanjeng Semar sabdo palonnya tanah jawa
Mulai dari perkenalan hingga menanyakan tujuan Syaikh subakkir datang ke tanah Jawa
Hingga terjadi pertarungan yang sangat  hebat antara syaik Subakkir dengan semar
Namun setalah 40 hari 40 malam Semar merasa kualahan menghadapi Syaikh Subakkir 
Dan mengajak Syaikh Subakkir untuk genjatan Senjata

Dan pada genjatan senjata itu Semar Sabdo Palonnya tanah Jawa mensyaratkan hal berikut :
1. Syaikh Subakkir boleh menyebarkan islam tanpa paksaan
2. Boleh mengislamkan tanah Jawa asal manusia Jawa tidak meninggalkan leluhurnya
3. Manusia Jawa boleh islam tidak boleh menjadi arab
4. Manusia jawa boleh islam asal tetap menyembah Tuhan yang Esa ( Allah SWT)
5. Boleh menjadi islam manusia Jawa tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Kemanusiaan
Jika kelima syarat tersebut diabaikan maka suatu saat akan datang Kanjeng Semar kembali dengan mengacaukan Tanah Jawa dalam wujud berbagai macam bencana ataupun lainnya

 Sayaikh Subakkir pun menyetujui semua persyaratan tersebut dan jika nanti terjadi pelangaran itu usai syaikh Subakkir tiada berarti itu semua menjadi tanggungjawab Manusia tanah Jawa.
Namun bagaimana dengan kejadian bencana di Nusantara inisiapakah yang bertanggung jawab, marilah kita berdoa pada Allah SWT Tuhan yang Maha Esa semoga semua kan baik-baik saja, sebab Dialah yang mengetahui semuanya.....


والله اعلم بالصواب

Minggu, 12 April 2020

Dilema Guru Covid 19

Guru, Covid 19 & Orang tua

Malam yang masih seperti sama disertai oleh rencana belajar siswa esok hari
Masa yang terus digunakan memantau keberadaan tanggung jawab masa depan
Penuh kebahagiaan serta merta keceriaan yang nampak setiap hari dipandangan
Meski sebenarnya jalan hidupnya penuh kepahitan 
Namun kultur pendidikan itu tiba-tiba menghilang
Tiba-tiba terbuang, tertendang, atau bahkan mungkin kan lenyap dari peradaban 
Kemarin yang  malam disiapkan, esok harinya tertuang 
Kemarin yang malam direncanakan esok harinya dilaksanakan 
Dan bahkan yang kemarin malamnya penuh kegelisahan namun esok paginya menjadi ketentraman
Sebab saat pagi menjelang segala kebosanan dalam malam terobati oleh canda murid yang teramat riang
Iya semua kultur kebanggaan itu seakan tak lagi hidup, yang ada hanyalah smartphone yang menyatukan
Tatap wajah pun tak dapat lagi dikomunikaskan lewat langsungnya pandangan
Satu makhluk kecil yang Tuhan ciptakan tuk menguji keimanan 
Juga menguji keistiqomahkan juga ketaqwaan menjadi Makhlluk Tuhan
Makhluk kecil itulah yang menjadikan semua seraya penuh kenistaan 
Apakah itu kesengajaan ? atau mungkin itu menjadi wujud kasih sayang Tuhan ?
Proses kehidupan  yang menjunjung nilai kemanusiaan jadi berantakan 
Pendidikan, kebiasaan, kesenjangan, juga kesetaraan seraya semua disamakan 
Tak ada lagi perbedaan antar kestrataan 
Namun bagaimana dengan pendidikan oh covid 19 ?
Apakah iapun harus rusak hanya kehadiran mu makhluk Tuhan yang tak nampak penglihatan ?
Apakah mereka para siswa harus menderita pendidikannya sebab kehadirannya ?
atau mungkin haruskah para  murid itu berhenti belajar tuk masa depannya ?
Sungguh TIDAK, TIDAK BOLEH, dan TIDAK AKAN PERNAH 
Jiwa dan nyrani  seorang Guru pasti tak setuju 
Tak mungkin Guru yang menjadi orang tua ke 2 membiarkan anaknya dalam kebodohan !!!
Para Guru tentu memiliki cara untuk tetap mendidik muridnya 
Para Guru tentu tak mungkin melepas tanggungjawab pengabdiannya
Para tak mungkin terdiam menyaksikan kemelut pendidikan yang seakan dimusnahkan 
Justru saat itulah Guru bekerja lebih keras melayani pendidikan itu seharian 24 jam 
Tanpa waktu yang ditentukan, juga tanpa masa yang diinginkan 
Pengabdian yang mengakulturasikan keluarga bersama dengan keprofesiannya sebagai bentuk pengabdian sepanjang masa
akan tetapi bagaimana jika oknum sepihak memandang Guru itu memakan gaji buta ?  dianggap Guru tak lagi melaksanakan lagi kwajibannya 
Dengan logo kegiatan pendidikan tak lagi dilaksanakan 
Apakah pantas Guru dituding semacam itu ? sedang para Guru sejak saat itu selalu menyenggangkan waktu 
Apakah yang dilakukan para Guru itu di rumah bukan sebuah bentuk pengabdian ?
Bukan bentuk pemenuhan kwajiban ?
atau mungkin hal itu dianggap hal permainan yang lucu tuk ditertawakan ?
Hingga seakan tak mengikuti administrasi pendidikan .....!
Mereka memanglah Guru ,,,
Namun apakah para Guru itu bukan manusia ? apakah mereka berbeda dengan kita yang anaknya diajar mereka ?
Sungguh tidak, Guru pun sama seperti kita manusia biasa yang membutuhkan financial tuk makan kesehariannya ?
Apa juga uang yang mereka makan saat ini itu haram ? sebab kalian angggap para Guru memakan gaji buta ?
Hai Manusia Manusia yg gila dunia ...... !!!
Sadarlah, fikiran kalian tengah terracuni corona , jiwa kalian tengah mencemaskan fenomena dunia hingga keterpurukan mu menjadsikan mu berpikir negatif pada para Guru kita...
Para Guru mendapatkan itu semua bukan karena uang yang kalian bayarkan pada lembaga
Bukan karena kalian manusia membayar biaya
Namun mereka para Guru mendapatkan itu semua sebab keberkahan dan kemanfaatan ilmua yang dimilikinya,,,, 
Sebab kemuliaan profesi yang disandangnya, bukan semata bayaran kalian yang sampai padanya
Mungkin anak kita punkan seperti mereka kala menirukan para  Gurunya 
Mengabdi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa 
Meski Nusa tengah dilanda corona
Jangan sampai anak anak kita tak dapat mendapat barokah ilmu juga kemanfaatannya
Sebab kita berprasangka buruk pada Para Guru anak kita
Guru mereka juga Guru kita kita juga seperti mereka hanya beda masa 
dan tempat kemanfaatanyya di dunia  ... !!!


Bahasa Arab


سلسلة الدرس اللغةالعربيّة فى التارخ الثالث عشر من يوم الاثنين






تمرين الواحد والثاني ثم الثالث


اخترالكلمة الصحيحة مما بين القوسين


صل بين كلمة اسرتى بالكلمة المناسبة


املاءالفراغ بالكلمة المناسبة مما بين القوسين







                                                                                                           





      الكاتب : محمد زاكي جمال الدين










Sabtu, 11 April 2020

Budi

Budi menjadikan salah satu ciri pembeda dengan makhluk yang lainnya hingga merasuk jiwa kemanusiaan mereka dalam sosialitas berkehidupan ataupun senantiasa bersosial secara shaleh.

Mencerminkan budi membangun jati diri berdasarkan tuntunan NKRI dan juga sunnah Nabi terlebih Kalam Ilahi .....



اسماءالحيواناتrpp


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( R P P )


Nama Madrasah            : MI Plus RMB Bekasi
Mata Pelajaran              : Bahasa Arab
Kelas/Semester              : III-B,C,D,E,F / Genap
Materi Pokok               : اسماءالحيوانات
Alokasi Waktu              : 2 x 30  Menit (1 Kali Pertemuan)

A.       Kompetensi Dasar Dan Indikator
1.      Meresapi makna anugerah Allah SWT  berupa bahasa arab
2.      Memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu terhadap keberadaan wujud benda melalui bahasa dalam berinteraksi dengan keluarga, tetangga, teman, dan guru
3.      Membedakan huruf hijaiyyah yang ada dalam mufrodat اسماءالحيوانات
4.      Menunjukkan anggota keluarga menggunakan bahada arab
5.      Melafalkan kata mufrodat dalam tema اسماءالحيوانات
6.      Istima’ tentang اسماءالحيوانات


B.        Tujuan Pembelajaran
1.      Menyebutkan lafal dan arti mufrodat tentang اسماءالحيوانات t
2.      Menerjemahkan dan Menjelaskan arti bacaan tentang  Menyebutkan lafal dan arti mufrodat tentang اسماءالحيوانات   dengan benar
3.      Menuliskan mufrodat tentang Menyebutkan lafal dan arti mufrodat tentang 'اسماءالحيوانات  dengan benar .

C.       Materi Pembelajaran

هذهِ زرافة
بقرة
دجاجةُ
نعامة
نملة
فراشة
هذااسد
غنم
ديك
عصفور
كلب
فيل


D.       Metode Pembelajaran
Konserfatif dan Demonstrasi

E.        Alat Dan Media Pembelajaran
1.      Buku Paket Bahasa Arab
2.      Card Sor
 
F.        Langkah-langkah Pembelajaran
No.
Kegiatan
Waktu
1.
Pendahuluan
Orientasi
a.       Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan peserta didik menjawab salam dengan rasa hormat dan santun.
b.      Guru dan peserta didik bersama-sama membaca do’a  untuk  memulai pembelajaran. Menumbuhkan sikap religius.
c.       Guru memeriksa kehadiran peserta didik, kemudian peserta didik mengangkat tangan dan menjawab hadirah.
d.      Peserta didik menyebutkan peserta didik yang tidak hadir. Menumbuhkan sikap jujur.
e.       Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran dengan menanyakan kesiapan dan mengkondisikan peserta didik duduk di tempat duduknya masing-masing.
Apersepsi
a.       Guru menanyakan tadrib tema pelajaran  dan membahasnya bersama peserta didik untuk mengingatkan materi yang telah dipelajari sebelumnya.
b.      Peserta didik menjawab dengan penuh antusias.
Motivasi
a.       Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
b.      Guru menyampaikan dan peserta didik menyimak tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung.
Pemberian Acuan
a.       Guru memberitahukan dan peserta didik menyimak materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
b.      Peserta didik menyimak dengan penuh rasa ingin tahu dan antusias yang disampaikan oleh guru tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator dan KKM pada pertemuan yang sedang berlangsung.
c.       Guru menjelaskan garis besar cakupan materi dan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan sebuah permasalahan atau tugas sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran dan peserta didik menyimak dengan penuh tanggung jawab.
15 menit
2.
Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan para peserta didik melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik اسماءالحيوانات
dengan cara :
a.      Mengamati
ü  Melihat
Ø  Peserta didik memperhatikan materi pelajaran tentang اسماءالحيوانات
ü  Menyimak
Ø  Guru: اسمعي جيدا!  Dengarkan baik-baik!
Ø  Guru menerangkan materi اسماءالحيوانات
 dan peserta didik mendengarkan sambil melihat materi pelajaran berikut ini dengan penuh rasa ingin tahu
ü  Membaca
Ø  Guru membaca contoh kalimat demi kalimat pada buku dan mencarikan contoh lain kemudian diulangi oleh semua peserta didik dengan penuh antusias.
b.      Menanya
ü  Peserta didik menanyakan mufrodat dari contoh kalimat pada buku yang belum dipahami dengan penuh rasa ingin tahu.
ü  Peserta didik mengajukan beberapa pertanyaan kepada guru mengenai tarkib tentang اسماءالحيوانات yang belum dipahami dengan penuh antusias.
ü  Guru memperlihatkan sebuah contoh di papantulis berisi kalimat yang mengandung اسماءالحيوانات  kemudian menunjuk semua peserta didik untuk mengulanginya.
c.         Mencoba/mengumpulkan informasi/eksperimen
ü  Guru menggunakan soal di buku pelajaran meminta siswa mengerjakannya
ü  Setelah setiap peserta didik berhasil mengerjakan semuanya kemudian dikoreksi bersama atau dikumpulkan untukk di nilai
d.      Mengasosiasi
ü  Guru menyuruh masing-masing peserta didik untuk membenarkan jawaban yang salah.
Reinforcement/Penguatan
1.      Selama proses KBM guru melakukan pengamatan dan penilaian terhadap semua aktivitas peserta didik.
2.      Siswa menyelesaikan evaluasi yang diberikan guru dengan teliti.
3.      Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan substansi pembelajaran dengan memberikan reward tertentu bagi peserta didik yang mampu memberikan kesimpulan dengan runtut dan utuh.
4.      Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap kesimpulan yang telah diberikan oleh peserta didik.
20 menit
3.
Penutup
ü  Guru mengajak peserta didik mengucapkan mufrodat اسماءالحيوانات
ü  Guru memberi tugas kepada peserta didik mengerjakan evaluasi
ü  Guru bersama-sama dengan peserta didik menutup pelajaran dengan membaca hamdalah/doa (religius).
ü  Guru mengucapkan salam kepada peserta didik sebelum keluar kelas dan peserta didik menjawab salam dengan santun.
5 menit

G.       Penilaian
1.      Penilaian Performansi
2.      Penilaian Sikap
3.      Penilaian Aspek Pengetahuan

1.      Penilaian Performansi
    (Melengkapi, menyusun dan menulis kalimat sederhana sesuai struktur kalimat yang benar dan tepat)
No
Aspek Yang Dinilai
Skor
1
Ketepatan melengkapi kalimat dengan kata/ungkapan
1 – 4
a. Sesuai dan tepat
4
b. Cukup sesuai dan cukup tepat
3
c. Kurang sesuai dan kurang tepat
2
d. Tidak sesuai dan tidak tepat
1
2
Menyusun Kalimat
1 – 4
a.       Sesuai dan tepat
4
b.      Cukup sesuai dan cukup tepat
3
c.       Kurang sesuai dan kurang tepat
2
d.      Tidak sesuai dan tidak tepat
1
3
Menulis kalimat sesuai dengan struktur
1 – 4
a. Tepat dan sesuai strukur
4
b. Cukup tepat dan sesuai struktur
3
c. Kurang tepat dan tidak sesuai struktur
2
d. Tidak tepat dan tidak sesuai struktur
1

Skor Maksimal
12
        
   


    Format Penilaian Performansi

Nama
Nilai
Total Nilai
1
2
3
4

























             Pedoman penskoran       :
              Nilai Akhir = Jumlah Nilai Perolehan X 100  = ................. X 100 = ..........
                                 Jumlah Skor Maksimal                    12


1.      Penilaian Sikap
No
Aspek Yang Di Observasi
Pilihan Jawaban
Skor
Selalu
Sering
Kadang-Kadang
Tidak Pernah
1
Antusiasme dalam belajar





2
Bertanggung jawab/peduli





3
Percaya diri dalam berinteraksi





4
Menghargai orang lain





5
Santun





Jumlah






                Format Penilaian Sikap
Nama
Nilai
Total Nilai
Antusiasme dalam belajar
Bertanggung jawab
Teliti
Santun
























                Rentang Skor Sikap
No
Keterangan
Jumlah Skor
1
Baik sekali / Selalu
76 – 100
2
Baik / Sering
51 – 75
3
Cukup / Kadang-kadang
26 – 50
4
Kurang / Tidak pernah
0– 25
 
    Penskoran    : Nilai = Jumlah skor jawaban
                                                    5

a.      Penilaian Aspek Pengetahuan
Kisi-kisi:
1.      Disajikan kalimat rumpang, peserta didik mampu melengkapi dengan kata yang tepat. ( 2 soal ) Nilai 1
2.      Disajikan kata secara acak, peserta didik mampu menyusun kata tersebut menjadi kalimat yang benar dan tepat. ( 2 soal ) Nilai 2
3.      Disajikan kalimat sederhana dalam bahasa Indonesia, peserta didik mampu menerjemahkan dan menuliskannya ke dalam bahasa Arab. ( 1 soal ) Nilai 2       
                      
       Nilai akhir = Jumlah Nilai Perolehan x 10 = .........

H.       REMEDIAL
Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar diberikan kesempatan untuk memperbaikinya sesuai dengan indikator pembelajaran yang belum tercapai baik dengan cara diberikan tugas atau dengan mengulang tes. Jika didapati banyak peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar maka guru wajib memberikan pembelajaran ulang sesuai dengan indikator yang belum tercapai oleh kebanyakan peserta didik (remedial teaching), selanjutnya guru melakukan penilaian kembali  dengan indikator soal  yang sejenis. Remedial pembelajaran dilaksanakan pada waktu dan  hari tertentu atas kesepakataan antara peserta didik dan guru.

I.          INTERAKSI GURU DENGAN ORANG TUA
Guru meminta peserta didik memperlihatkan lembar penilaian kepada orang tuanya dengan memberikan komentar dan paraf. Cara lainnya dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang berisi tentang nilai pengetahuan dan sikap prilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran.


Bekasi, 11 April 2020



Mengetahui,

                                                                                                           
Kepala Sekkolah                                                           Guru Praktikan




Hj. Tutu Syuhada, S.Pd.I                                         Moh. Zaki Jamaludin, S.Pd.
            NIP.